Tampilkan postingan dengan label bed cover dari kain perca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bed cover dari kain perca. Tampilkan semua postingan

4/05/2010

Seni Kerajinan Kain Perca Hasilkan Keuntungan



Limbah kain sisa atau biasa disebut Kain Perca, terkadang hanya menjadi limbah yang tidak dimanfaatkan. Kain sisa ini mempunyai corak motif yang berbeda-beda sehingga menyulitkan pemanfaatan ulang kain ini. Namun, di Desa Sukunan pemanfaatan kain sisa ini bisa dioptimalkan karena adanya ketrampilan pembuatan kerajinan yang berasal dari kain sisa. Kain sisa diolah kembali untuk dijadikan beragam kerajinan seperti tas, pernak-pernik, dan berbagai aksesoris.

Selain dapat melihat showroom kerajinan kain perca, wisatawan atau kunjungan tamu yang datang ke Desa Sukunan juga dapat mengikuti pelatihan singkat mengenai cara pembuatan beragam kerajinan yang berasal dari kain perca. Kegiatan ini biasanya dilakukan di depan halaman rumah salah seorang warga ketua perkumpulan perajin kain perca. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga sangat berguna untuk mengasah kreatifitas. Hal ini dikarenakan perajin kain perca dituntut untuk dapat menggabungkan berbagai motif dan bentuk kain sisa menjadi sebuah barang utuh yang dapat digunakan dan juga menarik untuk dilihat. Inilah tantangan tersendiri dari seni merubah kain sisa/ kain perca menjadi barang kerajinan yang mempunyai estetika.

Dalam setiap sesi pelatihan, wisatawan atau kunjungan tamu akan dibekali pengetahuan dasar untuk membuat pola dan menentukan desain barang kerajinan yang akan dibuat. Selanjutnya, pengunjung juga akan diberitahu cara memilih dan memilah kain sisa sehingga dapat digunakan untuk bahan dasar kerajinan. Tahapan selanjutnya adalah menjahit bentuk kerajinan. Pada proses menjahit pola ini, diperlukan trik, ketelitian, dan ketrampilan agar hasil jahitannya menjadi rapi dan pola kain perca tidak terkoyak atau berbenturan motif. Peserta pelatihan dibimbing dari awal proses hingga hasil akhir kerajinan Kain Perca dapat menjadi kerajinan. Semua bahan, alat, dan berbagai kebutuhan untuk membuat kerajinan kain perca ini sudah disediakan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok perajin kain perca di Desa Sukunan. Sedangkan hasil kerajinan dari pelatihan tersebut dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan pribadi dari Desa Sukunan

sukunan.com

3/15/2010

Kerajinan Kain Perca Semakin Diminati


Kegigihan TP PKK Kelurahan Maphar, Tamansari, Jakarta Barat, membina ibu-ibu rumah tangga mulai membuahkan hasil. Sedikitnya 12 ibu-ibu anggota usaha peningkatan penghasilan keluarga (UP2K) Kenanga telah terampil merajut Kain Perca menjadi barang-barang bernilai ekonomis tinggi. Misalnya, alas gelas, tempat tisu, hordeng, taplak meja, bad cover, sarung bantal sofa, hingga hiasan dinding.

Uniknya, corak bahan penutup didominasi dengan bahan batik. Karena itu, tidak semua kain perca dari konvensi dibeli, melainkan hanya kain perca bermotif batik saja yang dibeli. Barang-barang hasil kerajinan ini dijual dengan harga yang relatif murah, mulai dari Rp 5000 hingga Rp 200 ribu. "Alas gelas kita jual Rp 5000, kalau yang paling mahal bad cover Rp 200 ribu," kata Nursia Pakaya, Ketua UP2K Kenanga, di Jl Kebon Jeruk Nomor 37 RT 08/04 Kelurahan Maphar.

Ia menuturkan, saat ini UP2K Kenanga hanya mampu memproduksi produk tersebut 6 sampai 10 produk per hari. Karena itu, masih dipasarkan secara manual. Misalnya, di tempat pengajian, kegiatan PKK, dan kegiatan pemberdayaan perempuan lainnya. "Masih jauh produk kita untuk bersaing dengan produk sejenis yang ada di pasaran saat ini. Sebab, kita sedang memprioritaskan pembinaan SDM (sumber daya manusia-red). Apalagi, alat kerja masih terbatas," katanya kepada beritajakarta.com.

Meski baru dipasarkan secara manual, namun hasil karya ibu-ibu Kelurahan Maphar ini pernah dipamerkan di Museum Tekstil Indonesia, dan saat itu mendapat apresiasi positif dari pengunjung. Bahkan, produk unggulan Kelurahan Maphar ini pernah juara satu dalam lomba produk unggulan tingkat Kota Administrasi dan juara tiga tingkat Provinsi. "Target kita tahun depan, produk ini akan kita tingkatkan kualitasnya," terangnya.

Apalagi, sambung Nursia, kerajinan Kain Perca UP2K Kenangan Kelurahan Maphar sudah mulai dilirik oleh sejumlah investor. "Sudah ada beberapa investor yang ingin menanamkan modal untuk pengembangan kerajinan ini. Tapi kami belum siap karena SDM yang dimiliki belum mampu memproduksi dalam jumlah besar," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Maphar, Wahyurida Sarwono mengaku bangga dengan kretifitas ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Maphar, khususnya yang tergabung dalam UP2K Kenanga. Sebab, dengan adanya produk unggulan ini, Kelurahan Maphar semakin baik. "Kita akan terus membina agar produksi dan kualitas semakin baik," janjinya.

Upaya yang akan dilakukan diantaranya akan menampilkan motif batik Betawi. Sehingga, bisa menjadi cindera mata bagi warga daerah yang datang ke kota Jakarta. "Untuk menyiapkan itu, kita memberi pelatihan membatik sejumlah ibu-ibu yang memiliki bakat. Karena hasil kerajinan saat ini masih bersifat umum," ungkapnya.

beritajakarta.com

2/10/2010

Kerajinan Kain Perca: Unik, Kreatif, dan Menguntungkan



Apa yang anda lakukan jika dirumah Anda terdapat beberapa kain yang sudah tidak terpakai lagi? Mungkin Anda akan berpikir untuk membuangnya…tapi tidakkah Anda berpikir bahwa kain-kain tersebut bisa menjadi barang yang bermanfaat bahkan menghasilkan uang bagi Anda??

Perca merupakan kain sisa atau Kain Perca yang dipandang sebagian orang sudah tidak bermanfaat lagi. Namun ditangan orang-orang yang kreatif, kain perca dapat disulap menjadi bedcover cantik, selimut, tirai, tas, boneka, alas gelas, dan lain-lain. Pemanfaatan perca bisa untuk mempercantik kamar, ruang tamu, atau di setiap sudut rumah. Patchwork, quilting, dan appliqué merupakan tehnik-tehnik dalam pemanfaatan kain perca.

Quilts , Patchwork & Applique merupakan kerajinan tangan berbahan dasar Kain Perca yang disusun dan ditata secara kompak, serta terkombinasi dengan skill modern, sehingga menghasilkan karya yang mempunyai cakupan nilai artistik dan seni tersendiri.

Secara terperinci dari arti Quilts , Patchwork & Applique sbb : Patchwork adalah seni menyusun dan menggabungkan kain perca aneka warna dan motif mengikuti pola berulang dengan cara dijahit tangan atau mesin, sedangkan Applique adalah seni membentuk gambar dari potongan kain dan ditempel diatas permukaan kain dengan menggunakan jahitan tangan atau mesin pula. Kedua seni ini kemudian disempurnakan dengan teknik jahit tindas (Quilts). Teknik ini dilakukan setelah menyisipkan sejenis busa yang disebut dakron / silikon diantara lembaran kain yang memiliki ukuran yang sama. Hasilnya akan lebih rapi dan memiliki ketebalan yang memberikan keindahan dan keunikan tersendiri.

Pemanfaatan Kain Perca ini selain dapat mengisi waktu bagi ibu-ibu dan remaja putri juga dapat memberikan tambahan pemasukkan bagi mereka. Bahan baku yang digunakan sangat murah karena berasal dari sisa kain yang tidak digunakan lagi. Quilting memiliki peluang usaha yang cukup baik karena produk yang dihasilkan unik dan kreatif. Di Indonesia, pengrajin quilting masih sedikt. Oleh karena itu masih banyak kesempatan bagi ibu-ibu dan remaja putri untuk mengembangkan usaha quilting ini.

Berikut adalah alat-alat yang dibutuhkan :
1.Rotary Cutter
Benda ini sangat tajam dan dapat memotong hingga 6 lapis kain katun. Benda ini harap dijauhkan dari anak-anak karena pisau pemotongnya tajam sekali. Biasakan setelah memakai selalu di kunci.

2.Rotary Mat
Alas untuk dipakai saat kita memakai rotary cutter dan tidak akan rusak karena memang disebut sebagai ’self healing’ mat. Terbuat dengan berbagai ukuran dan merek serta sudah ada grid untuk akurasi pemotongan. Sebaiknya membeli yang ukuran medium 22×12 inch (1 inch=2.5cm) merek Olfa atau Omnigrid.

3.Rotary Ruler
Penggaris ini memang special untuk digunakan dengan rotary cutter dan rotary mat. Penggaris ini sudah ada tanda-tanda ukuran hingga 1/8 pecahan untuk akurasi pemotongan. Dijual dengan berbagai ukuran, tapi direkomendasikan untuk memakai merek Omnigrid ukuran 6×12 inch.

4.Mesin jahit
Mesin jahit sebenarnya pilihan saja, kalau mau cepat dan rapi silakan membeli mesin jahit. Bila ingin menghemat biaya bisa memakai metoda hand quilting; tapi hasilnya akan lama dan biasanya kita akan cepat bosan. Mesin jahit tidak harus yang mahal, yang penting bisa untuk menjahit lurus dan sediakan jarum mesin yang tajam ukuran 80.

5.Peralatan basic lainnya seperti gunting kain yang tajam, benang, jarum pentul, dan setrika. soulmate-bedsheet.com