Tampilkan postingan dengan label foto pre wedding unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label foto pre wedding unik. Tampilkan semua postingan

3/01/2010

Tips Lokasi dan Tempat Pemotretan Pre Wedding yang Tepat



Pembuatan Foto Pre Wedding kini seakan telah menjadi suatu keharusan bagi calon pengantin. Keindahan dan keunikan suatu foto pre wedding akan menghiasi kartu undangan ataupun souvenir pernikahan.

Pemotretan foto pre wedding bisa dilakukan indoor dalam studio ataupun outdoor.

Namun pre wedding akan lebih menarik jika pemotretan dilakukan secara outdoor. Pemotretan pra wedding indoor dalam studio foto memang mempunyai keuntungan yakni lebih murah, cepat dan praktis.. namun pemotretan tidak akan menghasilkan kenangan mendalam dan biasanya akan mudah untuk dilupakan.

Maka dari itu.. semua calon mempelai biasanya sudah jauh-jauh hari menetapkan lokasi pemotretan pre wedding-nya yang disesuaikan dengan budget yang mereka sediakan.

Pilihan lokasinya biasanya di pantai, gunung, danau, gedung2 bertingkat, bangunan tua, pemandangan hotel/villa dan sebagainya. Dan sudah tentu semua lokasi tersebut tidak bisa diraih dalam satu hari.

Namun anda bisa menghubungi pihak photographer mengenai paket foto pre wedding yang ekonomis, bisa ditempuh dalam 1 hari, tetapi tetap bisa menjadi kenangan yang berharga bagi anda.

Lokasi pemotretan Foto Pre Wedding bisa berupa tempat-tempat yang menjadi kenangan anda kedua. Misalnya tempat jadian, tempat pertama kali bertemu, dan lain-lain.

Saat ini ada beberapa pilihan lokasi favorit, yaitu Bali, Gunung Bromo, Singapura dan Australia.

Namun sekali lagi, lokasi yang jauh tidak menjadi suatu kewajiban. Anda bisa menghemat waktu serta biaya dengan memilih lokasi di dalam kota anda yang merupakan tempat kenangan anda berdua karena fotografer yang bagus, pasti dapat meng-capture anda berdua dalam segala spot lokasi dan akan mengolahnya menjadi foto yang memorable.

Aturlah jadwal anda dan diskusikan sebelumnya lokasi-lokasi favorit Anda dengan pihak fotografer anda. Susunlah lokasi-lokasi tersebut sehingga menjadi rute yang gampang di tempuh dan tidak banyak menyita waktu di perjalanan.

Berusahalah sesantai mungkin.. Anggaplah Anda sedang berwisata ke lokasi tersebut dan menapaktilasi kenangan anda berdua selama ini. Buatlah hari pemotretan prewedding Anda menjadi cerita yang akan Anda sampaikan kepada semua teman Anda.

Dikutip dari berbagai sumber.

2/17/2010

Lokasi Ideal Untuk Foto Pre Wedding



Foto Pre Wedding sekarang uda seperti keharusan bagi sapa aja yang akan menikah. Nggak cuma buat dipajang di undangan tapi juga buat dipajang di galeri pesta pernikahan serta menjadi kenangan pribadi pasangan tersebut. Supaya kenangan terlihat lebih indah, pasti pengen fotonya beda dari yang lainnya kan?! Anda bisa coba ide berikut ini….

HOBI DAN MINAT

Telusurilah hobi dan minat anda berdua. Misal kalo anda hobi traveling, pemotretan bisa dilakukan di tempat yang pernah dikunjungi dan yang paling berkesan. Bisa yang menyimpan kenangan khusus seperti ketika pertama kali dia melamar anda.

PROFESI ANDA DAN PASANGAN

Mengambil dari ide ini ok juga lho! Misal, jika anda berprofesi sebagai arsitek, latar dari foto dapat berupa gedung yang sedang anda bangun atau konstruksi sebuah bangunan. Dengan konsep yang matang dan pose yang unik, pasti hasilnya juga lain daripada yang lain.

KENANGAN MASA LALU

Foto Pre Wedding anda bisa berupa perjalanan cinta anda berdua. Kalau cinta anda berdua berawal dari 1 kampus yang sama, pemotretan bisa diambil dengan latar kampus anda, lengkap dengan anda yang berdandan seperti dulu ketika masih menyandang status mahasiswa. Anda bisa mengingat kenangan yang paling indah pada saat anda pertama kali bertemu dengan pasangan anda sebagai posenya. Dijamin seru! Tapi anda harus pede karena yang pasti untuk mendapatkan feel kampus, tentunya pemotretan dilakukan pada hari kerja dimana perkuliahan berjalan. Anda tertantang?!

TEMPAT NONGRONG FAVORIT

Banyak tempat pemotretan yang memungut biaya mahal? Jangan khawatir, itu bukan halangan untuk mendapatkan foto pre wedding yang unik. Coba ingat-ingat tempat favorit anda dan pasangan untuk makan bareng atau hanya sekedar mengobrol menghabiskan waktu. Jangan khawatir jika itu sebuah rumah makan kecil di sudut kota. Dengan kejelian sang fotografer dan ekspresi anda, sebuah foto akan terlihat bercerita.

SUASANA SEHARI-HARI

Suasana sehari-hari membuat anda bisa bergaya suka-suka. Ekspresi spontan anda dan pasangan membuat hasil foto sangat berbicara. Fotografer akan mengambil secara candid sehingga ekspresi anda akan lebih terlihat.

AREA PUBLIK

Lokasi pemotretan bisa di tempat-tempat yang tidak biasa. Misalnya di tengah padatnya lalu lintas, di dalam busway, pasar kaget malam hari, halte, jembatan penyebrangan atau bahkan di Mall. Foto dengan ide ini sangat menarik dan membutuhkan keahlian fotografer juga keberanian anda dan pasangan untuk berpose dan berekspresi di area publik.

TEMPOE DOELOE

Memperhatikan detail sangatlah penting jika anda mengambil tema ini agar keseluruhan suasana pada saat itu terasa. Nggak hanya pakaian anda dan pasangan, latar foto dan properti yang mendukung haruslah dipersiaokan dengan matang.

Anda buka tipikal yang narsis dan doyan difoto? Lebih baik pilih tema foto yang natural. Karena kekuatan foto ini terletak dari adanya interaksi yang harmonis diantara anda berdua.

Jika anda dan pasangan tidak merasa fotogenik? Tenang… Ini bisa disiasati. Berposelah senyaman mungkin. Saat pengambilan gambar anda bisa saling melempar joke dan berkomunikasi seperti biasa. Berusahalah seolah-olah hanya anda yang berada di tempat itu. Tunjukkan rasa sayang anda melalui tatapan mata dan sentuhan-sentuhan kecil. Ingatlah kenangan-kenangan indah anda ketika dulu awal kisah cinta anda yang penuh warna.

Berbagai sumber

11/04/2009

Pernak-Pernik di Dunia Foto PreWedding


Satu buah foto bisa mengeluarkan ribuan kata-kata. Dia mampu bercerita banyak hal. Jika Anda ingin berbagi kisah menarik kepada orang lain, pajanglah foto-foto kenangan Anda dalam beberapa bingkai. Selanjutnya, biarkan orang menikmati “cerita” yang mengalir dari foto yang Anda pajang tadi.

Begitu juga dengan foto-foto prewedding. Foto-foto prewedding adalah cuplikan masa-masa indah calon kedua pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan. Kelak, foto-foto itu akan menjadi kisah masa lalu yang indah untuk diceritakan kepada anak dan cucu. Foto prewedding juga bisa menjadi obat penawar ketika sebuah rumah tangga memasuki saat yang suram dan getir. Dengan melihat foto-foto masa lampau yang penuh kebahagiaan, kekuatan terhadap komitmen yang telah dibuat sebelumnya bisa menyala dan kembali “hidup”.

Ada dua macam fotografi prewedding, yakni outdoor prewedding dan indoor prewedding. Kebanyakan calon pengantin lebih memilih pemotretan outdoor prewedding ketimbang pemotretan indoor prewedding. Sebab, dalam outdoor prewedding, selain lokasinya bervariasi, calon pengantin juga bisa lebih berekspresi dan menikmati sesi pemotretan.

Dibanding dengan fotografi indoor, tentunya fotografi outdoor memiliki keunggulan tersendiri. Meskipun sang fotografer dalam fotografi indoor dapat mengatur sendiri sumber dan arah cahaya lampu kilat (blitz), hasil fotonya tidak bisa menyamai hasil fotografi outdoor.

Sama seperti semua elemen dalam dunia pernikahan, foto pre-wedding juga memiliki tren sendiri. Pada awalnya, banyak pasangan yang memilih lokasi pemotretan di museum, taman kota, kebun teh di daerah puncak, atau di pantai. Pose-posenya pun masih terbilang klasik: berpegangan tangan seraya berpelukan atau memandang satu sama lain.

Lalu, mungkin karena merasa lokasi-lokasi tadi sudah biasa, banyak pasangan yang memberanikan diri melangkah ke kelas yang lebih tinggi, misalnya dengan memilih pemotretan outdoor yang lokasinya terbilang jauh, seperti di Singapura, Eropa, atau Amerika. Bahkan dalam urusan posenya, sudah banyak pula yang menerapkan style ala majalah fashion.

Jangan asal memilih lokasi pemotretan, pilihlah lokasi yang betul-betul indah untuk diabadikan. Jika lokasi pemotretan kurang indah, biasanya fotografer hanya akan mengambil foto-foto secara close up. Jika memang demikian, maka hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil foto studio. Cuaca di lokasi pemotretan juga berpengaruh sekali terhadap keindahan hasil akhir foto outdoor. Tapi, biasanya, yang menjadi lokasi pemotretan pre-wedding adalah museum-museum, taman kota, kebun teh di daerah puncak, atau pantai.

Bisa juga lokasinya adalah tempat favorit yang biasanya dikunjungi si pasangan, misalnya tempat makan atau tempat khusus untuk sekedar mengobrol menghabiskan waktu. Dan jangan khawatir meskipun tempat itu hanyalah sebuah rumah makan kecil di sudut kota. Sebab, dengan kecapakapan dan kejelian sang fotografer, serta ekspresi “hidup” kedua calon pengantin, fotofoto yang dihasilkan akan terlihat “bercerita”.

Atau bisa juga menggunakan latar kampus bila memang kedua calon pengantin bertemu pertama kali di kampus yang sama, lengkap dengan dandanan seperti dulu ketika masih menyandang status mahasiswa. Calon pengantin juga bisa mengingat kenangan yang paling indah pada saat pertama kali bertemu dan mengejawantahkannya dalam bentuk pose-pose. Dijamin seru!

Bahkan tempat-tempat yang tidak biasa juga bisa dijadikan latar yang menarik, misalnya di tengah padatnya lalu-lintas, di dalam bus transJakarta, di pasar kaget malam hari, halte, jembatan penyeberangan, atau bahkan di mal. Pemoteratan dengan ide-ide tidak biasa ini sangat menarik dan membutuhkan keberanian karena si pasangan harus berekspresi di area publik.

pasarkreasi.com