Tampilkan postingan dengan label wedding foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wedding foto. Tampilkan semua postingan

2/02/2011

Tips Foto Pre Wedding di Pantai Yuk!



foto pre wedding


Mengabadikan foto pre wedding di lokasi outdoor memang banyak pilihan. Lokasi, kostum, sampai tema dapat dibuat lebih fleksibel dan kreatif. Pantai, pegunungan, pedesaan sampai ke landmark unik di tengah kota bisa menjadi pilihan. Nah, untuk kalian yang memilih di pantai, ada baiknya perhatikan tips berikut :

Pertama, perhatikan cuaca. Mengambil waktu foto di musim kemarau akan lebih baik. Kemungkinan hujan kecil sehingga acara foto tidak terganggu. Namun jika memang ingin membuat konsep pre wedding berhujan-hujanan, silahkan saja dicoba.

Kedua, pilihan kostum. Busana kasual, seperti jins, kemeja polos, sampai yang simpel short pants, hot pants atau tank top bisa jadi pilihan. Beberapa juga menggunakan busana resmi seperti jas dan gaun pengantin untuk pose di pantai, pilih temanya secara matang.

Ketiga, cari referensi. Kebanyakan calon pengantin akan kesulitan ketika diminta berkespresi secara lepas. Kebanyakan malu dan mengaku tidak terbiasa. Untuk itu sebelum memulai sesi, pilihlah beberapa foto panduan. Anda dapat mencarinya di internet atau majalah-majalah wedding. So, sudah siap foto pre wedding di pantai? Have a nice time ya! (yuk)blog.id.88db.com

1/27/2011

Jadikan Foto Pre Wedding Berkesan Seumur Hidup Anda!



FOTO PRE WEDDING - Simpel dan Berkesan Seumur Hidup! Buat Anda yang sudah menikah, coba lihat kembali album pre wedding anda. Pasti terbayang kembali saat-saat seru anda dan pasangan sedang melakukan sesi foto pre wedding. Bagaimana keceriaan dan rasa penasaran untuk membuat foto pre wedding yang menarik, berkesan dan dag dig dug saat menunggu dan ingin segera melihat hasilnya.

foto pre wedding

Nah, bagi anda yang sedang mempersiapkan pernikahan atau berencana membuat foto pre wedding, pasti mengingkan hasil yang sempurna dari foto tersebut bukan? Kebanyakan dari kita tentu menginginkan foto pre wedding dapat menjadi salah satu penghias venue pernikahan kita kelak. Kemudian menjadi perhatian banyak tamu karena foto tersebut menampilkan kedua mempelai dalam konsep foto yang unik, eksekusi foto yang baik dan dikemas dalam olah digital yang wajar.

Untuk menghasilkan foto pre wedding yang baik tentu tidak serta merta diserahkan ke tangan seorang fotografer. Kerjasama antara kedua calon mempelai dan komunikasi dengan fotografer dan pengarah gaya, make up artist dan asistennya tentu memegang perananh yang utama. Nah, sebelum memulai sesi foto pre wedding ada baiknya anda menyiapkan beberapa hal di bawah ini. Selamat berfoto, have a nice picture!

Fisik
Melakukan sesi pemotretan pre wedding di luar ruangan alias outdoor membutuhkan stamina yang oke. Apalagi jika anda mengambil lokasi di pegunungan, bukit ataupun sungai. Sebaiknya persiapkan fisik dengan prima. Hindari tidur larut malam dan banyak minum air putih selama pemotretan akan membantu anda tetap prima selama sesi.

Konsep
Sebelum memulai sesi foto, ada baiknya diskusikan dengan pasangan mengenai konsep dan tema foto yang akan anda lakukan. Carilah perbandingan dengan melihat album pre wedding teman-teman anda, mencari literatur via internet atau anda punya kreasi sendiri. Setelah itu konsultasikan juga dengan fotografer apakah mampu merealisasikan foto sesuai dengan konsep anda.

Wardrobe
Ini juga tidak kalah pentingnya. Kostum dan make up yang sesuai akan menunjang proses foto dalam sesi ini. KOnsultasikan gaya yang ingin anda tampilkan dengan make up artis dan penata gaya. Bawa juga bebrapa perlengkapan penunjang foto tersebut. Jika tidak ingin repot, kostum bisa anda dan sesuaikan dengan konsep yang anda inginkan.

Mood
Satu lagi yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga mood anda tetap oke selama pemotretan. Baik pemotretan di luar dan dalam ruangan tentu membutuhkan mood yang selalu terjaga. Cobalah untuk segera membiasakan diri dengan suasana studio atau sekitar venue pengambilan foto. Bercanda dan cobalah sering tertawa, berbicara atau mendengarkan lagu selama sesi pemotretan bisa membuat anda tetap rileks dan mood tetap baik. (yuk)/blog.id.88db.com

1/26/2011

Tips Mempersiapkan Foto Pre Wedding Outdoor




FOTO PRE WEDDING - Pemotretan outdoor adalah salah satu fasilitas yang disediakan untuk meningkatkan pelayanan fotografer baik yang freelance maupun studio foto. Bila pemotretan berada dalam jangkauan dalam kota tentu tidak begitu banyak persiapan yang dibutuhkan. Lain soalnya kalau lokasinya jauh di luar kota dengan perbedaan suhu dan kelembapan yang jauh beda dari kota asal.

foto pre wedding

Berikut tips persiapan calon pengantin pada pemotretan foto pre wedding outdoor:

1. Meni dan pedicure sehari sebelum pemotretan

2. Potong rambut bagi pria dan wanita harus melakukan wax

3. Istirahat yang cukup supaya wajah terlihat fresh di depan kamera terutama wanita yang lebih mudah berkantung mata. Tenangkan pikiran, yakinlah bahwa semua baik-baik saja

4. Banyak minum air putih, mengkonsumsi vitamin dan juice buah

5. Apabila pemotretan mengejar waktu matahari terbit, rambut dicuci sore sebelumnya. Kalau tidak, boleh saja dicuci pagi hari sebelum pemotretan

6. Menyediakan baju casual yang senada buat berdua (putih-jeans, pink-jeans dll), Siapkan juga sunglasses yang gaya, siapa tahu fotografer Anda terinspirasi untuk menggunakannya

7. Bagi wanita jangan lupa mengenakan short legging warna putih atau coklat kulit untuk kenyamanan ketika berganti pakaian

8. Mengenakan sandal yang nyaman. Beberapa pose memerlukan sepatu (dipakai atau dijinjing), jadi siapkan juga sepatu pengantin Anda

9. Bawalah sunblock, Make up artist Anda akan membantu memakaikan sebelum make up. Bawa juga hand body cream

10. Tidak perlu membawa pendamping atau teman. Para crew fotografer akan melayani Anda dengan profesional sehingga Anda merasa nyaman

Nah, persiapan Anda telah cukup untuk foto pre wedding outdoor. Action!

sumber:karyaphoto.com

9/28/2009

Tips Memilih Jasa Wedding Organizer dan Katering

Mau menyelenggarakan acara resepsi pernikahan di rumah sendiri atau minta bantuan Wedding Organizer (WO), tergantung sumber daya dan sumber dana yang Anda miliki. Kalau mau lebih praktis, gunakanlah WO, Karena mereka akan mengurus pernikahan anda dari jasa foto Creative Portrait sampai katering. Kadang-kadang bedanya tak begitu jauh karena WO itu biasanya juga punya banyak rekanan/ relasi untuk katering atau dekorasi. Anda bisa mendapatkan diskon yang lumayan. Lagipula, mereka telah berpengalaman, terutama kalau pelaksanaannya di gedung.

Tapi ada juga orang yang berkata, “jangan pakai rekanan WO, nanti dimahalkan harganya!” Rasanya dua-duanya bisa benar, tergantung kualifikasi WO nya.
Kalau bonafid, bagus kualifikasinya, dia juga bertanggung jawab terhadap nama baik perusahaannya. Jadi tak bakal terlalu “memeras” dengan sekali tembak.Ya, sebaiknya bikinlah perbandingan lebih dulu.

Tips memilih katering.

· Kalau acara pernikahan diselenggarakan di gedung, pastikan perusahaan katering yang anda pilih adalah rekanan dari pemilik gedung itu. Biasanya harga dan pelayanan cukup bagus.
· Bila dirasa harganya tak cocok, tanyakan pada pengelola gedung daftar perusahaan katering lainnya. Atau Anda mencari sendiri bila perjanjian sewanya membolehkan.
· Lakukan tes rasa Sate Ayam atau menu dan penampilan makanan sebelum menjatuhkan pilihan. Anda bisa mendatangi pesta pernikahan yang mereka selenggarakan untuk memastikan hal ini. Makanya, acara Anda jangan dilakukan mendadak.
· Tambah porsi 10% dari jumlah tamu yang akan hadir untuk menghindari kekurangan jumlah makanan sebelum pesta berakhir.

repege.com

9/15/2009

Kesalahan Umum Dalam Sesi Foto Pernikahan

Setelah berbulan-bulan merancang dengan saksama dan detail segala persiapan pernikahan seperti, gaun, lokasi, daftar undangan, dan lain lainnya, pusing tujuh keliling pun tak bisa dihindarkan. Tapi, itu bukan alasan Anda boleh melonggarkan pengawasan terhadap urusan lain yang tak kalah penting yaitu kesempatan untuk mengabadikan hari bahagia Anda lewat wedding Photography Jakarta.

Tak jeli memilih fotografer
Sebelum memutuskan siapa fotografer yang beruntung mengabadikan mempelai cantik seperti Anda, manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk bukan hanya melihat-lihat, tapi juga mengamati portfolio mereka. Jika fotografer tanpa pengalaman dan keahlian yang baik yang Anda pilih untuk menghemat dana, bersiap-siaplah menanggung risikonya. Jika vendor foto yang sedang Anda incar tak bersedia memberi keleluasaan untuk memilih fotografer yang Anda yakini kemampuannya, jangan ragu untuk angkat kaki dan mencari lagi.

Tak ada photo “wish list”
Pernah punya mimpi berfoto romantis dia atas bukit, di tengah ladang/persawahan? Atau di tengah hiruk pikuk lalu lintas kota besar? Tunjukkan gambar-gambar yang ada di majalah, foto-foto lama, atau gambar visual lain yang bisa membantu si fotografer untuk menangkap dan menerjemahkan harapan Anda.

Hanya mengabadikan pose atau acara tertentu
Setiap album foto perkawinan pasti memiliki foto-foto dengan pose formal atau acara-acara resmi dari sebuah Event Party pesta pernikahan. Tapi Anda tak harus berhenti dan menyamakan foto-foto perkawinan Anda dengan milik mempelai lain. Miliki foto-foto saat Anda dan si dia melakukan aktivitas santai seperti berdansa, ngobrol dengan tamu-tamu undangan, atau sekadar bertukar pandang dengan si dia di pelaminan. Momen-momen santai dan sederhana, tapi tak kalah berartinya.

Tampil berkeringat dan berminyak di foto
Siapa pun tahu, berdiri berdampingan cukup lama dengan mengenakan busana pengantin akan meningkatkan temperatur badan. Tapi jangan sampai kulit wajah berminyak plus keringat (terutama di area ketiak) memorakporandakan penampilan istimewa Anda. Sediakan bala bantuan berupa bedak, deodoran, dan handuk kecil sebagai penyelamat penampilan Anda.

Salah posisi, salah pose
Setelah beberapa foto, mungkin para tamu, Anda dan si dia mulai mati gaya . Pada momen-momen berbahaya seperti inilah penting bahwa fotografer bisa menjaga suasana agar tetap hidup, membuat Anda dan para tamu tetap fokus, fotogenik, dan di atas segalanya, tetap nyaman.

Kehilangan momen-momen kecil nan spesial
Ada beberapa prosesi dalam sebuah pesta pernikahan seperti ciuman pertama si pengantin, dansa pertama antara si mempelai perempuan dengan ayahnya, pemotongan kue, dan pelemparan buket bunga. Tapi, seringkali momen-momen sederhana (tapi tak kalah mengharukan) seperti senyum malu-malu si gadis cilik pembawa bunga, air mata bahagia dari sahabat, dan bahkan kerling mesra si dia terlupakan.

Berhenti memotret justru di jam yang tepat
Banyak pasangan pengantin memutuskan bahwa pukul 21.00 adalah saat yang pas untuk mengakhiri acara Foto Nikah. Begitu juga dengan aktivitas potret-memotret. Cobalah menjadi pengantin yang berbeda karena justru di jam-jam setelah pukul 21.00, momen-momen istimewa muncul tak terduga. So, keep shooting!

alamanda-weddingku.com

Dukung Kampanye Stop Dreaming Start Action Sekarang