Tampilkan postingan dengan label gaun kebaya pengantin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaun kebaya pengantin. Tampilkan semua postingan

2/02/2010

Trend Modern Gaun Pengantin



Trend modern gaun pengantin saat ini banyak menampilkan romantisme negeri dongeng yang kaya akan detail. Desain yang ringan melayang serta sentuhan kain yang transparan melengkapi koleksi desain yang kini banyak dikeluarkan para desainer. Warna-warna klasik seperti ivory dan champagne masih menjadi favorit, seangkan siluet gaun mengarah kepada cutting yang lebih berani.

Meskipun demikian mereka yang kurang berani memakai baju terbuka tidak perlu khawatir karena kesan seksi pun dapat tetap tampil dalam siluet tertutup yang jauh dari kesan mengumbar. Meski tema seksi kerap muncul dalam beberapa desain yang ditampilkan tidaklah vulgar. Kesan classy masih tetap melekat pada setiap desainnya.

Mengingat harganya yang spesial, berbicara tentang gaun pengantin tentulah berbicara mengenai kualitas. Maka ketika menentukan harga gaun yang akan dipilih, sebaiknya desain menjadi salah satu faktor penentu utama. Berikut ini merupakan cara sederhana untuk membantu anda memperkirakan kualitas dan harga dari gaun yang anda pilih :

* Banyaknya jumlah kain yang dibutuhkan
Semakin banyak jumlah kain yang dibutuhkan tentulah harga gaun akan semakin mahal. Jumlah kain yang digunakan untuk gaun pengantin agak sulit untuk diprediksikan, karena gaun pengantin biasanya memiliki ekor gaun yang cukup panjang serta detail yang membutuhkan bermeter-meter bahan.

Maka perkiraan yang tepat harus diperhitungkan per desain. Sebagai patokan, untuk membuat gaun klok setengah lingkaran dengan ekor sepanjang 0.5 meter dibutuhkan kain kira-kira sepanjang 4 meter dengan catatan kain tersebut memiliki lebar setidaknya 1.5 meter. Lebar kain bermacam-macam, umumnya berkisar dari 90 cm, 115 cm, 135 cm dan 150 cm. Sedangkan untuk jenis tulle biasanya kita dapat menemukan yang lebarnya mencapai 300 cm. Namun yang paling umum kita jumpai di pasaran adalah kain dengan lebar 115 cm dan 150 cm.

* Jenis kain yang dipilih
Jenis kain harus disesuaikan dengan kebutuhan desain, misal desainnya membutuhkan kain jenis duchess, chiffon, organza, lace, silk atau brokat. Tidak selamanya kain yang paling mahal pasti cocok. Bahan terbaik untuk membuat gaun pengantin adalah kain yang terbuat dari serat sutera, yang dikenal dengan nama silk. Kain jenis ini sangat lembut dan memiliki efek yang smooth sehingga jatuhnya gaun tidak kaku. Selain lembut di kulit, serat yang terbuat dari cocoon atau kepompong ulat sutera ini sangat nyaman dipakai. Sifatnya menyerap keringat dan sejuk untuk dipakai di udara yang panas.

mudahmenikah.wordpress.com

12/17/2009

Gaun Pengantin Klasik nan Cantik


Pernikahan adalah hal bersejarah bagi setiap pasangan kekasih. Tentunya, banyak hal yang harus disiapkan agar hari bahagia berlangsung sempurna. Salah satunya memilih Gaun Pengantin impian. Karakter pemakai akan mempengaruhi gaya gaun yang akan dijadikan pilihan.

Bicara mengenai gaya, gaun pengantin memiliki gayanya tersendiri. Selain memerhatikan karakteristik, bahan yang mendominasi busana pun menunjukkan estetika penggunanya. Renda dan sutera kerap menjadi pilihan utama di era lampau. Kilau renda berpayet terlihat sempurna dengan paduan sutera. Gaya ini dikenal publik sebagai gaun pengantin klasik.

Bagi mereka yang mengagumi keindahan masa lalu, berikut alternatif gaun pengantin klasik nan indah.

* Busana tahun 1975 yang kaya akan sentuhan renda dan sutera. Hasilnya, gaun panjang dua warna model tube karya Adolfo Sardia. Bagian atas gaun ini bertabur payet, sangat manis dipadankan dengan sutera merah muda. Potongannya yang pas di badan menjadikan pengguna gaun Sardia terlihat lebih ramping.

* Gaun Yunani keluaran 1955 berbahan sutera. Karya desainer dunia Sarmi ini kental dengan budaya Yunani yang memesona. Potongan toga lipit di bahu persis dengan pakaian masa dewi Yunani berjaya. Ciri lainnya adalah adanya garis hitam yang membelah dada dan melingkari pinggang. Model gaun Yunani tetap menjadi favorit hingga saat ini.

* Oscar de la Renta menyebut busana karyanya sebagai Totally Sex and the City. Gaun gaya 1980-an itu merupakan perpaduan sutera tebal dan tipis sebagai terusan. Bagian teruniknya terdapat pada tumpukan tiga renda di bagian pinggul, seolah menyatukan tube pendek dengan rok yang mengembang. Warnanya yang merah muda lembut membuat gaun Oscar terlihat lebih berkelas.

* Satu lagi busana jaman dulu yang pantas dicoba, Cinderella Fantasy karya Dior. Rancangan era 1950-an ini sangat sederhana namun memancarkan aura putri negeri dongeng. Potongan sutera tipis A-line yang berlapis kain furing membuatnya terlihat anggun. Busana putih ini makin sempurna dengan detail payet bunga berkilau pada bagian atas.

Jika Anda merasa masa lalu sebagai bagian dari sejarah tren yang masih pantas dilirik, silahkan mencoba Gaun Pengantin klasik yang tetap menggoda selera ini. Selamat menempuh hidup baru.

gayahidup.liputan6.com